Saturday, October 18, 2014

Jakarta – Bali Paling Murah: Naik Kereta

Sebagai mahasiswa rantauan di Jakarta, saya biasanya pulang ke Bali naik pesawat yang dalam 2 jam sudah sampai tujuan. Tetapi, Minggu, 5 Oktober 2014 kemarin untuk pertama kalinya saya pulang ke Bali naik kereta dan disambung dengan menumpang kapal nyebrang selat Bali. Well, this is my first long-solo-trip. Ya, saya pergi sendirian! Melihat perawakan fisik saya yang lebih mirip anak SMP ketimbang mahasiswa, seperti biasa semua orang meragukan dan mengkhawatirkan keberangkatan yang sudah direncanakan 1 bulan sebelum hari-H ini. Mulai dari teman-teman di kampus hingga ibu saya yang paling panik dan hampir mau marah (untungnya Bapak dan Kakak mau mengijinkan).

Merencanakan perjalanan Jakarta – Bali sebenarnya sangat sederhana. Rutenya adalah sebagai berikut.
  1. Stasiun Jakarta Kota – Stasiun Surabaya Gubeng (dengan kereta Gaya Baru Malam Selatan) (update 26 Des 2015, Kereta Gaya Baru Malam Selatan sekarang berangkat dari Stasiun Pasar Senen)
  2. Stasiun Surabaya Gubeng – Stasiun Banyuwangi Baru (dengan kereta Mutiara Timur Siang) *Update 26 Des 2015, alternatif kereta dari Stasiun Surabaya Gubeng ke Stasiun Banyuwangi Baru bisa naik kereta ekonomi AC Probowangi yang berangkat pukul 4.23 dengan harga tiket Rp68.000,00. Tetapi sayang sekali tiketnya tidak tersedia online di website PT KAI, harus beli di loket.
  3. Stasiun Banyuwangi Baru – Pelabuhan Ketapang (jalan kaki kurang 5 menitan)
  4. Pelabuhan Ketapang – Pelabuhan Gilimanuk, Bali (dengan kapal)

Kedua tiket kereta api tadi bisa dibeli secara online di situs PT. KAI (kereta-api.co.id). Sedangkan tiket penyebrangan Ketapang – Gilimanuk bisa dibeli on the spot di pelabuhan. Rinciannya,
  1. Tiket kereta ekonomi AC Gaya Baru Malam Selatan harganya Rp55.000,00 berangkat pukul 10.30 dan sampai di Surabaya pukul 00.50 (sekitar 15 jam) untuk keberangkatan tanggal 5 Oktober 2014. (Update 26 Des 2015, harga tiket Rp110.000,00)
  2. Tiket kereta bisnis Mutiara Timur Siang (hanya tersedia bisnis dan eksekutif) harganya Rp140.000,00 berangkat pukul 09.00 dan sampai di Banyuwangi pukul 15.30 (sekitar 7 jam) untuk keberangkatan tanggal 6 Oktober 2014.
  3. Tiket penyebrangan Ketapang – Gilimanuk harganya Rp8.000,00 dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Penyebrangan ini buka 24 jam, jadi jangan takut ketinggalan/kehabisan kapal.

Tiket Kereta

*Jangan lupa untuk memperhatikan tanggal keberangkatan kedua tiket kereta yang dibeli. Salah-salah bisa saja kita malah membeli dua tiket di tanggal yang sama padahal saat kita sampai di Surabaya tanggalnya sudah berganti hehe.

Ada jeda waktu yang cukup lama (sekitar 8 jam) untuk keberangkatan kereta ke Banyuwangi. Kalau saya sih kemarin cukup beruntung punya teman SMA yang kuliahnya di Surabaya dan tempat tinggalnya dekat dari stasiun Gubeng. Dia dengan baik hati mau jemput jam 1 pagi di stasiun, menampung saya semalam, dan mengantarkan saya ke stasiun lagi besok paginya. Kalau tidak ada teman atau saudara yang bisa dijadikan tempat transit, bisa kok bermalam di stasiun. Beberapa penumpang yang saya kenal kemarin pada tidur di stasiun. Tapi kalau anda cewek dan pergi sendirian, ini kurang dianjurkan. Kalau tidak salah sih ada juga kereta ke Banyuwangi yang berangkatnya jam 04.30, tapi saya gak dapat tiketnya kemarin.

Kondisi Kereta

Dulu sering diberitakan kalau kondisi kereta ekonomi itu sembrawut, sesak, rawan kriminal, dan segala macam hal-hal kurang menyenangkan lain. Itu juga yang bikin ibu saya tadinya khawatir dan panik banget. Nah, yang saya temukan selama 15 jam perjalanan saya ke Surabaya, sih, kereta ekonomi AC itu ga seburuk yang diberitakan dulu. Sekarang sudah ada AC-nya, gak panas lagi! Tempat duduknya pakai nomer, ga ada rebutan atau gak kebagian tempat duduk lagi. Bahkan, ada colokan! Powerbank pinjaman teman kosan saya gak kepakai sepanjang perjalanan hehehe. Gak usah khawatir rebutan colokan, rata-rata penumpang kereta ekonomi carang ngecas gadget, kok. Tempat duduk kereta ekonomi hadap-hadapan, 2 – 2 dan 3 – 3. Satu lagi, di kereta sekarang sudah gak ada lagi pedagang asongan yang masuk di tiap stasiun. Yang jualan di kereta itu cuma petugas kereta. Mereka biasanya bolak balik lewat menawarkan nasi goreng/nasi rames/pop mie/air mineral. Nasi goreng/nasi rames dijual Rp15.000,00 seporsinya sedangkan bundling popmie dan air mineral dijual Rp9.000,00.


Nasi Goreng di Kereta Ekonomi

Kondisi di dalam gerbong Kereta Ekonomi

Kondisi di dalam Gerbong Kereta Ekonomi
Perbedaan mendasar antara kereta ekonomi AC dan bisnis adalah tempat duduknya. Kalau kereta ekonomi tadi duduknya hadap-hadapan, di kereta bisnis kita duduknya kayak di bus/pesawat. Ruang kakinya lebih luas, duduknya berdua berdua tapi kursinya cukup lebar kok. Disini makanannya lebih variatif dan dijual lebih mahal. Mulai dari makanan berat sampai makanan penutup. Nasi goreng di kereta bisnis harganya Rp 25.000,00, pakai piring porselen dan gak pake sendok plastic lagi kayak di kereta ekonomi hehehe. Ada colokan juga! 2 colokan di setiap sisi, jadi ga bakal rebutan colokan juga di sini hehe. Sama seperti di kereta ekonomi, di kereta bisnis juga ada penyewaan bantal dengan rate yang sama yaitu Rp5.000,00 per bantal.
Nasi Goreng di Kereta Bisnis

Kondisi di dalam Gerbong Kereta Bisnis
Colokan di Gerbong kereta Bisnis
Bantal yang Disewakan di Kereta
Home in Hours

Stasiun akhir tempat kita berhenti adalah Stasiun Banyuwangi Baru. Dari sini kita Cuma perlu lurus keluar stasiun, menyebrang jalan raya dan terus kearah kanan. Kurang dari 50 meter kita sudah sampai di pintu pelabuhan! Horeeeee! Saya senang sekali waktu itu. Kemudian kita tinggal masuk ke pintu khusus penumpang, beli tiiket, dan langsung menuju kapal. Wooohooooo! Di kapal kita cuma harus menikmati sore, angin, ombak, langit. Semuanya jadi indah ketika sudah mau sampai rumah hehehe (padahal masih harus naik mobil 1.5 jam lagi dari gilimanuk ke rumah). Sesampainya di Gilimanuk, saya dijemput Ibu, Bapak, dan Adik saya. Pesan saya, sampai di sini jangan lupa mampir di Ayam Betutu Men Tempeh. Itu ayam betutu paling enak dan sudah terkenal juga.
Pintu Masuk Penumpang Pelabuhan Ketapang

Langit Ketapang dari Atas Kapal

Keluar Kapal, Sampai di Pelabuhan Gilimanuk
Nah, sekian cerita saya mengarungi Pulau Jawa dan Selat Bali sendirian. Semoga bisa menjadi referensi perjalanan anda berikutnya. Kalau saya saja bisa, masa anda engga? :D


Kuningan, 17 Oktober 2014

Readmore → Jakarta – Bali Paling Murah: Naik Kereta

Saturday, January 5, 2013

Matur Piuning

This photo was taken around 5 months ago in my Sanggah Merajan (a family temple). This ritual was done to tell my ancestors that I will be far away from home to continue my study here in Jakarta. Well, that is a common ritual a Balinese Hindu does before they leave their homeland for several long time.
We did this after doing Galungan ceremony.

The woman beside me is Ibu, my mom. She is beautiful, i know B)


Readmore → Matur Piuning

Tuesday, January 1, 2013

How Easy Our Life Today

i just bought a t-shirt online. ya. i did online shopping on the very first date of 2013. suddenly I realize, how easy our life today is.

lemme tel you the chronology, i just woke up around 9 and still on the bed until 12. when i left my bed, i turned on the lamp and my laptop. i open my web browser, automatically signed in into twitter. watching the timelines running. the only onlineshop I follow just retweeting others online shops tweet. i attracted, i clicked on their websites. i found t-shirt. i wanted it. i look for the FAQ page on the upper right of the website. i found their contact to order. i texted the number, they confirmed. they ask me to transfer the money before 4 p.m. i'm too lazy to walk to the ATM. and i've forgotten my BNI internet banking password since the first time i established the account -__- and fortunately, there is still BNI SMS Banking. ya, i did the trx in seconds. i confirm my payment to the online shop. they confirmed again that they already received it and the stuff will be shipped tomorrow because today is holiday of course. New Year~

last week i also did this. in the middle of the night. actually it was 1 a.m. I did online shopping, and did the transfer at that night (or morning) too. the system made it possible to automatically calculate how much i should pay include the shipping fee, gak kayak online ship yang barusan--well actually mostly the online shop use this system. and online shop yang aku cerita di awal aja yang aku tau transaksinya lewat sms--and the stuff arrived two days later. no, it was one day later because the night (or morning) i made the transaction could not counted as the day before. i mean the date already over. and the transfer was trough internet banking. 

see? how easy our life today!

I'd like to say THANK YOU VERY MUCH to my MOM, my SISTER, dan also DAD for being that very kind to me giving me that amount of money every month. I am so grateful. Gak semua orang punya kesempatan buat bisa hidup semudah ini. Terimakasih banyak :) I promise i will pay it back. In my way, of course. 
Readmore → How Easy Our Life Today

Saturday, December 29, 2012

How YouTube Influence My Life

Well, actually i'm doing my assignments now. But after some sub-chapters, i think i should take a 'rest' :D umm.. and then I watched Tanner Patrick. I like him very much! His eyes, his lips, his voices, his arrangements, his music, his shape! haha. i like him! He is a YouTube artist. yes, YouTube.

My connection to YouTube became very intense since I found Jung Sungha. He is a fingerstyle guitarist from South Korea. I love him! I started watching him when I was in the 11 grade of highschool. From YouTube, i watch his every single arrangement, i know his lastest news. YouTube made my love to him bigger and bigger from day to day. Sounds ridiculous, right? But that's what really happen to me! I never have any idol before. But now, YouTube made me finally found mine. haha. And do you know, I watched Jung Sungha's Concert in Jakarta last November! I never that crazy. haha

Ryan Higa, KevJumba, Boyce Avenue, Kurt Hugo Schneider, Tanner Patrick, and Jung Sungha. I they are who I like to watch :D

YouTube brought them to me. Thanks, YouTube.
You influence my life that much! hihi
Readmore → How YouTube Influence My Life

Wednesday, December 26, 2012

Good Post to Read

Jadi ceritanya hari ini saya memutuskan untuk beristirahat sejenak dari tugas-tugas. Saya pun membuka-buka kembali alamat blog lama yang sering saya akses dulu. Saya selalu senang membaca postingan-posting an ini. Menurut saya, hal seperti inilah yang harusnya bisa ditulis seorang mahasiswa. Bukan hal-hal random seperti yang sering saya luapkan di blog ini. Namun berhubung kemampuan menulis saya belum sebagus itu, saya akan share link tulisan tersebut. Ini dia...

  1. http://engineeringmanagementitb.tumblr.com/post/6023381375/matematika-dan-engineering-kita-hanya-tinggal
  2. http://engineeringmanagementitb.tumblr.com/post/1703330506/epidemi-mri-harus-kita-yang-memulai
  3. http://engineeringmanagementitb.tumblr.com/post/5771861910/buruh-dan-kapitalis-industri-mungkinkah-hidup-bahagia
I admit it, dulu saya ingin sekali meneruskan pendidikan disana, di jurusan itu. Tapi sepertinya jalan saya bukanlah disana. 
Tapi, bukan berarti saya menyesali keputusan saya untuk mengambil jalan yang ini. Bahkan saya yakin, tujuan saya akan tercapai through this path :)
Readmore → Good Post to Read

Sunday, November 18, 2012

Sungha Jung Live in Jakarta

thank you for the awesome night, for those lovely smiles, for shaking my hand and signing my whole stuffs, . Take some rest. I love you!
Scrapbook from INDOJSH







An accidental handshake XD



VIPP- Gita, Mija, Wika (me)



Irony. with Jung Sungha's Original Autograph

Perfect Blue. with Jung Sungha's Original Autograph

The e-Ticket
Readmore → Sungha Jung Live in Jakarta